SINOPSIS I Have a Lover Episode 1 Part 2

Serusinopsis.com || SINOPSIS I Have a Lover Episode 1 Part 2 : Flashback ditampilkan saat 3 bulan lalu, dimana Hae Kang sedang lari pagi. Ia plang ke rumah dan Choi Jin Eon melihatnya, Hae Kang melihat seekor jangkrik, ia menginjak jangkrik tersebut.

   Choi Jin Eon berkata “ itu Akan bagus kalau dibiarkan saja “, Hae Kang menjawab “Apa sih yang dilakukan orang sok ini, cuma menyalahkan”, Choi Jin Eon menyelanya, “Ada orang yang tidak tahu apapun soal keluar ke dunia.” Haekang menjawabnya lagi, “Itu sebabnya, membuatku gila”. Mereka berdebat.

 Choi Jin Eon mendorong Hae Kang ke tembok, Hae Kang memejamkan matanya seakan hendak berciuman, tapi Choi Jin Eon malah mengatakan “Apa yang harus kulakukan? Harapanmu terdengar seperti keributan bagiku. Bukan jantung yang berdebar, aku malah merinding. Silakan menangis saja. Menangis saja meskipun sekali, tanpa membuat orang gila, sekali saja. Karena kau tidak menangis, aku tak bisa melihat apapun”.
Hong Se-hee memegang sebuah tongkat dan mengatakan “Seperti cahaya mentari, seperti cahaya bintang...Bersinar terang dan lembut. Dalam mimpi, Miss Korea, Dalam selubung awan berwarna-warni, kau adalah Miss Korea Mendambakan, Miss Korea.” Sambil bolak balik.

Suaminya mengamatinya dan terbatuk, Hong Se-hee bertanya, “ Ada apa ?” suaminya menjawab, “apa yasng sedang kamu lakukan, Berapa sih umurmu? Kau tak mau melepaskannya? ”.
Hong Se-hee berkata “ayo bercerai ! ”. Apa ? tanya suaminya, “ Persis 10 tahun dari sekarang, Miss Korea tahun 1975, Hong Se Hee, tak ingin mengakhiri hidupnya hanya sebagai istri Choi Man Ho. Aku toh bukan istri pertamamu, dan tak ingin bermonogami.” Timpal Hong Se-hee. Mereka berdebat.

 Hong Se-hee melepon besannya, dan ia menyuruhnya datang untung memijitnya dan berkata, badanku tidak sakit, tapi pikiranku sedang sakit, datanglah jam 3. Aku akan membayarmu seperti yang lain, dan ingat, aku tidak suka menunggu lama. Ia menutup teleponnya.


Besannya marah dan tidak sengaja berteriak pada seorang wanita yang lewat.

 Jin Ri datang dan mengatakan “ Direktur Eksekutif Min akan keliling lapangan golf saat fajar dan kemudian menuju kantor, Ayah”, Hong Se-hee menjawabnya dengan mengatakan “Di mana, dia "berkeliling" saat fajar bukan masalah, Harusnya dia di atas rumput, tapi siapa tahu dia akan berada di suatu tempat di halaman belakang rumah ini” Jin Ri menatapnya dengan sinis.
Shin Kyung-soo sedang tidur disebuah hotel dengan selingkuhannya, lalu ada yang mengetuk pintu. Shin Kyung-soo menyuruh selingkuhannya untuk membuka pintu, wanitu selingkuhannya berteriak “siapa itu !” Layanan kamar, jawab seorang wanita yang mengetuk pintu.
Saat pintu terbuka, tiba tiba wanita yang mengaku layanan kamar adalah Jin Ri. Ia langsung masuk kedalam kamar.

Selingkuhan Shin Kyung-soo mencoba membangunkannya dan mengatakan “Oppa, beri dia tip”, Shin Kyung-soo menjawab “Hah? Ah, yang benar saja. Aku tak bisa tidur, Aku tak bawa uang tunai. Harusnya kubawa sekitar 10 ? Ambil uang persenan-nya.” Tiba tiba Jin Ri melemparnya dengan telur, Shin Kyung-soo terkejut melihat itu adalah istrinya, Jin Ri melemparkan telur pada selingkuhan Shin Kyung-soo dan mengatakan “ aku adlah istrinya, kau adalah pelac**r”. Shin Kyung-soo dan Jin Ri berdebat, Jin Ri menyiramkan Air es pada tubuh Shin Kyung-soo.

Hae Kang sedang melakukan sidang.


Dokgo Yong Ki masuk ke kantor dan melihat rekan kerjanya sedang menonton sebuah berita tentang pengakuan seorang wanita. Dokgo Yong Ki terkejut karena wanita dalam tv itu adalah dirinya, ia bingung dan takut kalau rekan kerjanya menyadari jika wanita dalam tv itu adalah dirinya. Atasan Dokgo Yong Ki mengatakan pada anak buahnya untuk menangkap wanita dalam tv dan ia akan memberikan hadiah bagi yang bisa memnangkapnya, Dokgo Yong Ki panik.


Choi Jin Eon sedang menaruh karangan bunga pada makam anaknya, Hae Kang menelponnya, tapi ia tidak mengangkatnya.
Bae Suk sedang membereskan barang barang disebuah tempat.

Hae Kang pulang kerumah dan saudara iparnya berkata “Kudengar kau membunuh orang lagi! Sudah berapa banyak sekarang? Keahlian yang lumayan. Seorang pengacara pembawa kematian, Ah, ya. Kau juga membunuh putrimu. Maaf, itu kelewatan. Aku tahu. Aku sangat menyayangi Eun Sol. Aku masih bisa mendengarnya memanggilku, "Bibi, Bibi." Kalau saja kutahu hidupnya akan begitu singkat, aku akan...” Hae Kang menyelanya, ia pergi meninggalkan saudara iparnya.

Hong Se-hee sedang dipijat, lalu Hae Kang datang menemuinya, ia berkata “aku datang, Bu” ia terkejut karena melihat ibu kandungnya sedang memijat mertuanya. ibunya menjawab “ya bagus”, lalu Hae Kang berkata “Aku akan menyiapkan makan malam bersama Ahjumma, Bu”. Oh baiklah, jawab Hong Se-hee.
Bae Suk sedang makan, lalu setelah makan ia melihat jendela dan mendapati seorang nenek yang tengah melamun. Ia berteriak memanggil nenek tersebut. Ia lalu menghampirinya dan bertanya apaka nenek baik baik saja, nenek itu menjawab “ aku baik baik saja”, Bae Suk menyemangati nenek tersebut.

Hae Kang sedang mengemudikan mobil bersama ibu kandungnya, mereka berdebat. Lalu Hae Kang menyuruh ibunya untuk turun ditengah jalan, ibunya pun turun ditengah jalan , lalu Hae Kang meninggalkannya. Ibunya sedih dan berjalan dengan membawa kopernya yang besar. Hae Kang berhenti dan merasa bersalah.

Dokgo Yong Ki sedang bernyanyi disebuah tempat karauke bersama rekan rekan kantornya.

Saat pagi hari, Hae Kang berkata pada Choi Jin Eon yang hendak pergi dari rumah, ia berkata “Haruskah kita jalan-jalan? Aku akan libur. Karena tak pernah kugunakan, mestinya aku bisa libur 2 minggu. Ayo pergi ke Kepulauan Galapagos. Sejak kuliah, kau selalu bernyanyi tentangnya. Ayo, Choi Jin Eun. Akan kusempatkan waktu, Jin Eun “Choi Jin Eon menjawabnya, “aku tak sempat” Hae Kang berkata “kita harus memperbaharui hubungan kita. Apakah kita terus hidup seperti ini? Dengan tak bicara denganku, tak ada hubungan fisik dan tak ada emosi denganku? Katakan saja aku memang begini, tapi kau adalah Choi Jin Eun. Menutup bibirmu, menutup telingamu, menutup hatimu, itulah aku, bukan Choi Jin Eun ”. Mereka berdebat, lalu Choi Jin Eun pergi dan mengatakan ia akan pergi ke laboratorium.

Saat dilaboratorium, Choi Jin Eun mengisi sebuah formulir pendaftaran cerai.

Hae Kang sedang membuat jus, lalu ia mendengar dering handphone milik Choi Jin Eun yang tertinggal dirumah, ia membuka hp itu dan terkejut karena yang Kang Seol Ri mengirim foto foto Choi Jin Eun dengan kata kata yang romantis. Hae Kang berkata “Dasar brengsek! Siapa gadis ini, Choi Jin Eun? Gadis seperti apa dia? Apa pekerjaannya? Gadis macam apa yang mengirimkan pesan seperti ini? ”.

Kang Seol Ri sedang berjalan menuju laboratorium, lalu Hae Kang menelponnya dengan menggunakan hp milik Choi Jin Eun. Kang Seol Ri mengangkatnya dan langsung berkata “Sunbae, kau menghubungiku karena foto anjing itu, kan? Foto terakhir sangat keren. Aku punya ide. Menurutmu apa idenya? Anjing Lucu! Dua-duanya sangat menggemaskan Kuberharap mereka milikku. Saat aku tak datang, aku terus-menerus merindukan dan memikirkannya” Hae Kang berkata “Ini istri Choi Jin Eun. Dia meninggalkan teleponnya. Teleponnya berdering, kupikir urusan penting, jadi aku cuma memastikannya” Kang Seol Ri terkejut. Kang Seol Ri mengatakan “aku sedang menuju lab, aku akan bilang dia meninggalkan teleponnya di rumah.”. Hae Kang menutup telponnya. Kang Seol Ri merasa kesal dan berkata “Kenapa dia memperlakukanku seperti anak kecil? Menjengkelkan sekali. Bahkan suaranya kedengaran bagus ”.

Hujan Turun dengan deras. Hae Kang bersiap siap untuk menemui Choi Jin Eun dengan membawa payung, lalu ia terkejut melihat Choi Jin Eun rela terkena hujan dan  membawakan payung untuk Kang Seol Ri. Hae Kang merasa Sedih.

bersambung ke Episode 2 SELANJUTNYA  >>

SINOPSIS I Have a Lover Episode 1 Part 1

Serusinopsis.com || SINOPSIS I Have a Lover Episode Part 1 : Episode dimulai saat Dokgo Yong Ki pulang berbelanja di sebuah mall sambil menelpon neneknya, ia berjalan ke tempat parkir sambil membawa barang barang belanjaan.


Dari arah lain, Hae Kang datang dengan mengendarai mobilnya. Dokgo Yong Ki hendak memasuki mobilnya sambil melihat Hae Kang,


Hae kang keluar dari mobilnya lalu ia membuka bagasi mobil, saat ia membuka bagasi mobil, tiba tiba handphone nya berbunyi karena mendapat 1 pemberitahuan dari twiter, ia membuka hangphone nya, ia merasa sedih saat melihat handphonenya karena ia melihat foto suaminya bersama wanita lain.


Saat Hendak memasuki mobil, Dokgo Yong Ki menjatuhkan sesuatu ke bawah mobilnya, saat ie membawa barang yang jatuh, ia melihat sebuah alat pelacak terpasang di mobilnya sambil terkejut. Ia melihat sesosok pria yang sedang mengawasinya, ia bingung harus melakukan apa, saat lelaki yang mengawasinya lenyap, ia menyelinap masuk ke dalam mobil Hae Kang.

Hae Kang sedang berbalik sambil melemparkan Handphonenya. Dokgo Yong Ki berteriak meminta maaf dan menaruh handphone beserta kartu namanya di bawah, lalu ia membawa lari mobil Hae Kang. Hae Kang terkejut. Ia mencoba mengejarnya, ia membawa kartunama beserta handphone dan masuk ke mobil milik Dokgo Yong Ki, lalu ia mengejarnya.

Tapi saat diperjalanan ia kehilangan jejaknya, lalu mobilnya berhenti karena kehabisan bensin. Ie terlihat sedih, ia mencoba membuka handphone milik Dokgo Yong Ki tapi gagal karena handphone tersebut memiliki kata sandi. Ia menangis sedih, sementara Dokgo Yong Ki berhenti disebuah pantai dan merasa lega karena tidak ada yang mengikutinya.

Pria yang melacak mobil Dokgo Yong Ki melihat GPS. Dokgo Yong Ki melihat sepasang kekasih yang ternyata adalah suami dari Hae Kang, yaitu Choi Jin Eon sedang bermesraan di pinggir pantai.
Choi Jin Eon sedang melamun dan tiba tiba ia didorong oleh kekasihnya Kang Seol Ri masuk ke laut, ie berkata “Ini satu-satunya pakaian yang kupunya. Apa yang akan kau lakukan dengannya sekarang?

Kang Seol Ri tersenyum dan berkata Aku berharap menjadi dirimu dan kau menjadi diriku semenit saja. Choi Jin Eon menjawab, jika itu terjadi ? Kang Seol Ri mengatakan “Aku akan memberitahukanmu betapa aku mencintaimu dan mencintaimu dan mencintaimu lagi. Choi Jin Eon mengatakan “ Kalau kau adalah diriku, selama 1 menit, apa yang akan kau lakukan? “

Kang Seol Ri mencium bibirnya lalu tersenyum, ia kemudian memeluknya lalu menciumnya lagi. Mereka saling berciuman. Didalam mobil, Dokgo Yong Ki melihat sebuah surat perceraian, ia mengeluh dan bingung.

Dokgo Yong Ki Mengamati Choi Jin Eon dan Kang Seol Ri sedang berciuman, dan ia sangat merasa risih melihatnya.

Hae Kang masih berada dalam mobil Dokgo Yong Ki, ie keluar untuk mencoba meminta bantuan dengan mencegat mobil yang lewat, tapi nihil, tidak ada yang berhenti membantunya.

Dari arah lain datang lah sebuah truk melaju dengan kecepatan tinggi.

Hae Kang masuk kedalam mobil dan membaca kartu nama, “Dokgo Yong Ki” nama macam apa ini ucap Haek Kang.
Tiba tiba truk yang melaju kencang tadi sengaja menabrak mobil yang dinaiki Hae Kang dan mendorongnya hingga masuk kedalam jurang. Dokgo Yong Ki menelpon ponselnya melalui telepon umum untuk memastikan keadaan Hae Kang, tapi tidak mendapat jawaban. Tubuh Haekang Tergeletak di tepi jurang.
Saat malam hari, ada seorang pria yang mengemudi mobil sambil terkantuk kantuk, saat menyetir , ia melihat bayangan bayangan hantu di pinggir jalan, ia ketakutan da berkata “ itu hanya halusinasiku”.

lalu tiba tiba dari kejauhan muncul sesosok wanita (Hae Kang) dengan tubuh penuh luka berjalan di tengah jalan sambil meminta pertolongan. Pria tersebut ketakutan dan mengira kalau Hae Kang adalah hantu.

Ia menghentikan mobilnya, ia sangat ketakutan karena Hae Kang menghampirinya, ia bernyanyi sambil menutup mata untuk menghilangkan rasa takutnya.
Hae Kang mengetuk kaca mobilnya dan berkata “tolong... Tolong aku!. Pria itu membuka kacanya dan berkata “Kau mengenalku? “, Hae kang menjawab “Aku tak ingat, Tiba-tiba, aku tak ingat apapun, Namaku, rumahku, alasan aku kemari, siapa diriku dan di mana aku tinggal”. Pria itu berpikir, lalu ia ingat seseorang dan menyangka bahwa Hae Kang adalah Dokgo Yong Ki karena wajahnya mirip dengannya. Ia memeluknya dengan erat.

SINOPSIS  I Have a Lover Episode 1 Part 2 SELANJUTNYA >>

SINOPSIS Sweet Savage Family Episode 1 Part 2

Serusinopsis.com ~ Sinopsis  Sweet Savage Family Episode 1 Part 2.~
 Tae Soo bersama kedua anak buahnya yaitu Kang Sung Goo dan Song Young II sedang berada di club, mereka asik menari menikmati penampilan dari Hong jin young.
 

Setelah penampilannya selesai, Tae  Soo memujinya, “ kau begitu menggemaskan “ Hong Jin merasa senang atas pujiannya, namun dia memberitahu kepada Tae Soo bahwa ia terpilih sebagai MC variety show.. Tae Soo berkata benarkah ?  wow kau hebat, mereka berdua saling Tos dengan gaya yang sama lol heehe ....

dan Hong jin memcoba memberitahu kepada Tae Soo untuk tidak memakai jasanya, dan temannya Hong Jin menegaskan bahwan MC variety benar-benar proyek penting... Tae Soo menggandeng keduannya ... mereka berdua sangat ketakutan .. dan panik.. Tae Soo Bilang “ kita tidak perlu bersama untuk sepanjang waktu ... sepanjang waktu hahaa “..LOL tiba-tiba Telpon Tae Soo berdering.. ia menerima panggilan itu...dan ternyata dari ketua Beak Min Bo.
Tae Soo menghadiri acara pemakaman Hwang So, Mereka mendoakan Hwang So yang di pimpin langsung oleh ketua. Setelah acara pemakaman selesai, mereka semua minum-minum.. sambil membicarakan soal Dhak Shil yang telah membawa uang mereka begitu saja. Ketua Beak Min bo .. berpikir bagaimana jika bisnis kita terseret keranah hukum, maka kita akan dipenjara. maka dari itu ketua Beak Min bo memutuskan untuk membangun bisnis baru, semua serentak menjawab, baik ketua..

Mendengar ketua memutuskan untuk membangun bisnis baru, Beak Gi Bum langsung menemui rekan bisnisnya dari cina yaitu ketua wang, dan mencoba untuk melobinya... agar ia bisa bekerja sama dengannya dan membangun sebuah bisnis di daejeon, namun ketua wang bertanya “ apakah ketua mu menyetujuinya “... Beak Gi “ ya tentu saja “.. Beak Gi tersenyum.     


Sementara dengan Tae Soo, dia hanya membaca buku-buku tetang bisnis dengan kedua anak buahnya sambil makan-makan di ruangannya...dan berharap, semoga ia mendapatkan sebuah ide untuk bisnis barunya. Tak lama kemudian Ibu Tae Soo Menelpon dan memintanya untuk segera datang.
 
Akhirnya Tae Soo datang kerumahnya, ibunya sakit diare sudah 3 hari, dia hanya bisa berbaring di tempat tidurnya dan terus menerus mengeluhkan kesusahan hidupnya.. Tae Soo merasa pusing melihat tingkah ibunya seperti itu..dan ia mendesaknya untuk berbicara yang sebenarnya... “ sebenarnya keinginan ibu itu apa ayo katakan”
Ibu “ ini sangat malu untuk dibicarakan, tetapi jika kamu memaksanya, maka aku akan tunjukan pada mu “.
Ibu Tae Soo menuju lemari dan mengambil sesuatu untuk ditunjukan kepada Tae Soo...
Tae Soo “ apa ini ibu ...“
Ibu Tae Soo “ aku membelinya karena aku terkena diare selama 3 hari, itu adalah kertas toilet..”
Tae Soo “ oh ... berapa kau membelinya “
Ibu Tae Soo “ 2,8 Juta Won “ ...
Tae Soo terkejut mendengarnya... dan menayakan dimana kau membeli ini, dia menujukan di tempat sebelah.


Tae Soo bersama kedua anak buahnya mendatangi tempat tersebut, Tae Soo komplain kepada Tn Son selaku pemimpin di kantor tersebut,
Tae Soo “ kau telah menipu ibu ku, kau menjual barang seperti ini dengan harga 2,8 juta won, apa maksudnya ini “..
Tn Soon mencoba untuk menjelaskan bahwa ini bukan seperti apa yang dia bayangkan...namu Tae soo tidak menghiraukan Tn Son, dia memerintah kepada kedua anak buahnya untuk menggeledah tempat ini,... Kedua anak buah Tn Son khawatir.. dan mencoba untuk meluruskan namun Tn son menahannya dan berkata “ biarkan saja mereka, nanti juga mereka pergi sendiri “...


dan secara tidak sengaja Tae Soo melihat sebuah poster produksi film di meja... dia mengambilnya dan Tn Son mencoba menjelaskannya kepada Tae Soo bahwa tempat yang kau datangi ini adalah tempat produksi film... Tae Soo mulai bingung dan berkata “ aku hampir mati disini “ haha LOL ..


 
Tae Soo mencoba menghubungi ibunya dengan melalui video call untuk memasitkan apakah tempat yang dia datangi itu benar atau salah, Tae soo mulai berbicara lewat telepon dengan ibunya... “ ibu coba kamu pasitkan siapa orang yang telah menipu mu ... “
Ibu Tae Soo “ baik lah ... “
Tae soo mulai mengarahkan teleponnya ke wajah mereka masing – masing... namun disaat dia mengarahkan teleponnya ke Tn Son,  Tn Son malah menunduk dan memegang matanya. Sehingga ibu Tea soo hanya bisa melihat telingan Tn Soo.
Tae Soo bertanya “ hey ada apa dengan mata mu .. perlihatkan wajahmu “
dan Tn Son memperlihatkan wajahnya..
ibu Tae soo berkata “ tunggu-tunggu, arahkan kembali pada telinganya..”
Tae soo mulai tegang... dan
ibu Tae soo berkata “ tahun ini kau akan mendapatkan uang banyak... kau akan menjadi kaya “ haha lol ... Tn Son ber terima kasih atas pujiannya ... Tae soo akhirnya menutup teleponnya. Dan Tae soo meminta maaf atas perlakuanya terhadap perusahaan ini, dan mereka pun pergi.

Tae Soo akhirnya kembali lagi kerumah ibunya dan menggantikan uangnya dengan tabungannya sendiri, dia meminta ibunya untuk tinggal bersama dengan keluarganya... dan meminta untuk melupakan segala kesalahan istrinya, namun ibu Tae Soo menolak ajakan anaknya... karena dia tau bahwa istrinya itu tidak menyukai dirinya... lalu Tae soo pun pergi kembali ke kantornya.
Di kantor dia melihat buku tabungannya yang berkurang sebesar 2,8 Juta won..dia merenung dan melihat buku tabungannya...
 

Sementara Kim Eun Ok mengantar Yong Son Min ke sekolah... setiba di sekolah.. Tae Soo menghubunginya... Kim Eun menghiraukannya dan dia memberi semangat untuk kepada anaknya, dan memintanya untuk mengikuti kelas tata bahasa, namun Yong Son tidak ada waktu untuk mengikutinya... namun Kim Eun memohon padanya... maka Yong son pun akan menurutinya .. Kim Eun pun mengangkat panggilan dari Tae soo... Tae Soo memintanya untuk menemui ibunya yang sakit. Kim Eun pun pergi kesana.


Sementara Tae Soo sedang berjalan di depan sebuah gedung sambil menelpon, setelah menutup teleponnya, tiba-tiba dia melihat Tn son dan kedua rekannya, masuk kedalam gedung.. disana terdapat sebuah pameran, Tae soo pun mengikuti mereka dan berpura – bura sebgai pengunjung, Tae Soo memperhatikan mereka dari kejauhan dengan berpura-pura membaca brosur... mereka menyambut para pengunjung..
 
tiba –tiba ia melihat Tn Son sedang mempromosikan sebuah projek film tentang Hot Brother, film ini menceritakan tetang film action hitam dan putih gangster di Daejeon, ia menyakinkan kepada setiap pengunjung bahwa investasi dalam dunia industri perfilman itu sangat menjanjikan dan menghasilkan banyak keuntungan. Semua pengunjung bersorak tepuk tangan, dan Tae Soo pun ikut bersorak.
 
Beak Gi bum mempersentasikan proyek pembangunan di Daejeon, di hadapan ketua dan Tea soo, dia menjelaskan bahwa disana akan di bangun hotel, pusat perbelanjaan, taman hiburan, dan kasino surga di bumi, kami memilik investor cina yang ingin berinvestasi sebesar 1 miliyar won. Namun ketua tidak begitu tertarik dengan apa yang di sampaikan oleh Beak Gi,


ketua bertanya kepada Tae Soo, “ bagaimana dengan kamu “..
Tae Soo “ oh iya itu bagus seklai “..
Ketua “ bukan itu, apa kau memiliki sesuatu “..
Tae Soo “ oh ya eu..eu.. bagaimana tetang film “
Ketua “ apa ....”
Tae Soo “ Tinju di Chungcheong-do kau tahu di daejeon  di sebut hot brothers“
Beak Gi Bum tertawa “ itu film besar.. menceritakan tetang dirimu..”
Tae Soo memberikan brosurnya kepada ketua.


Ketua membuka kenangan di saat ia berada di dunia perfilman semasa mudanya, ia membuka berbagai foto majalah perfilman di rumahnya, tiba – tiba anaknya datang yaitu Beak Gi.
Beak Gi beratanya “ apa kau tertarik dengan film “
ketua “ aku hanya penasaran “
Beak Gi “ sudahlah bisnis kasino jauh lebih menguntungkan di bandingkan film, kita bisa bekerja sama dengan cina “
Ketua “ bisnis itu terlalu beresiko, cina itu berbahaya ”
Beak Gi marah ... karena pendapatnya tidak di tanggapi oleh ayahnya lalu dia pergi.
 
Esok harinya ketua mengadakan pertemuan dengan Tn son, untuk membicarakan perfilman, pertemuan itu dihadiri oleh Tae soo, Beak Gi, Tn Son dan ketua, Mereka bertiga memperbincangkan tetang kampung halaman mereka yaitu Chungcheong-do, karena kebetulah bahwa Tn son dan ketua berasal dari Chungcheong-do, mereka ingin menunjukan bahwa kampung halamannya itu bukan lagi kampung yang terbelakang, bodoh dll, bahkan kampung Chungcheong-do sering dikunjungi oleh berbagai orang-orang tenama seperti sekertari PBB Ban Ki moon, Paus dan lain-lain. Sehingga mereka ingin mengakat sebuah film yang melatarbelakangi tentang kampung halam mereka yaitu Chungcheong-do, yang berjudul hot brothers. mereka bertiga asik sekali membicara tetang film terkecuali Beak gi, dia hanya makan dan mendengarkan pembicaraan mereka.
Akhirnya ketua memutuskan untuk menginveskan uangnya sebesar 3 miliyar won untuk film tersebut, di hadapan para awak media, salah satu dari mereka menayakan kepada ketua “ mengapa anda menginveskan uang anda untuk film ini “, ketua “ Hot Brothers adalah tentang Chungcheong-do, aku ingin membuat film yang baik tentang kampung halaman kami, itu sebabnya aku berinves di film ini “  Tae so  berteriak “ terkenal ..terkenal terkenal... “ semua orang bersorak.

Tae so pun pulang, ia heran ruangan dirumahnya sudah gelap, apa yang terjadi, tiba-tiba lampunya menyala dan Kim Eun Ok dan kedua anaknya bersorak menyambut sang ayah yang telah mendapatkan proyek baru, sampai-sampai Tae so masuk dalam media masa, ... mereka sangat bangga melihat ayah-nya, sampai –sampai mereka menghiasi rumah mereka dengan berbakan aneka balon berwarna-warni dan juga pita, terutama Kim Eun, ia merasa berdebar, sampai-sampai ia meinta Tae soo untuk memegang dadanya...haha lol, namun Tae soo menghindarinya dan berkata “ apa yang kau lakukan dihadapan anak-anak “ dengan malu –malu.

sementara soo min, berpura- pura sebagai prenster Blue dragon awards, Tae Soo bilang “ apa yang kau lakukan membuat film saja belum “ namun mereka bertiga meneriakan “ Yoon Tae Soo, Yoon Tae Soo, Yoon Tae Soo ” sambil menari, Soo Min bilang “ bagaimana prasaan anda memenangkan penghargaan ini ” Tae soo langsung terbayang seolah –olah ia berada dipanggung penghargaan, ia menyampaikan pesannya untuk keluarga dan anak-anaknya, ketika ia berteriak “ terimakasih atas dukungannya “ tiba-tiba saus mengenai wajahnya,  mereka pun tertawa, ternyata tanpa di sadari Soo Min memberikan botol saus kepada ayahnya sebagai mic, Tae soo pun membalas mereka dengan kue ke wajah mereka.
Sementara itu ketua memukuli seseorang yang telah berani mencuri uangnya, Tae soo dan pengawal lainya hanya menyasikan dari belakang, Tae soo bertanya kepada pengawal itu, “ kenapa dia “ pengawal itu menjawab “ dia telah membawa uang yang telah di inveskan oleh ketua sebesar 10 juta won, dan saat ini ketua sangat berhati-hati, apa lagi dengan investasi sebesar 3 miliyar won, ini akan sedikit menegangkan buat mu “... Tae soo sedikit tegang, dia, menghampiri ketua, “ apa perlu aku yang melakukanya “ ketua berkata “ tidak usah biar aku yang melakukan ini, kau berkerja saja sekuat tenaga, aku percaya pada, bahwa kau bisa merubah kehidupan kita “. Tae soo pun pergi.

Tae soo dengan kedua anak buahnya mengunjungi kantor Tn son, di perjalanan mereka begitu senang sekali mendengar bahwa ketua mempercayai Tae soo, Tae Soo pun tersenyum, sementara song young II berkata “ apa aku bisa menambahakan pada film itu, aku siap menjadi aktor ... “ Tae soo bilang “ bicara saja kepada mereka “ mereka begitu gembira sekali, setiba di kantor, semua barang yang ada dikantor hilang, semua sepi, Tae Soo panik, “ apa yang terjadi “... sedangkan kedua anak buahnya menggeledah ruang itu. Tae soo berusaha menghubungi Tn son, namun nomornya tidak aktif.


Kang sung goo berkata “ oh ya bos , bagaimana dengan investasi 3 miliyar won itu ? “ Tae soo terkejut, berkata “ akan ku bunuh mereka semua...” Tae Soo berteriak “ Temukan mereka sekarang juga “

Sweet Savage Family EPISODE 2 PART 1 SELANJUTNYA >>

POPULER BULAN INI DI SERUSINOPSIS.COM

PALING POPULER DI SERUSINOPSIS.COM